Selasa, 18 Januari 2011
Poundsterling melanjutkan rally hingga ke level tinggi 8-bulan terhadap Dollar AS pada hari Senin, dipicu meningkatnya spekulasi bahwa tekanan inflasi Inggris akan memaksa BoE mempercepat kenaikan suku bunga, pada awal Mei. Pound juga menekan Euro yang cenderung melemah, seiring investor mencari kejelasan mengenai perkembangan dari pertemuan para menteri keuangan yang tengah berlangsung.
Fokus investor selanjutnya akan tertuju pada data harga konsumen bulan Desember yang akan dirilis pada hari Selasa guna melihat resiko kenaikan harga di masa mendatang. Rata-rata perkiraan menunjukkan kenaikan 3,3% pada tingkat tahunan, jauh lebih tinggi dari target 2% dari BoE. Sebuah hasil yang kuat akan menambah tekanan terhadap BoE untuk segera menaikkan suku bunga dari rekor rendah 0,5%, meskipun kenaikan prematur berpotensi membahayakan pemulihan ekonomi Inggris yang masih rapuh akibat langkah-langkah penghematan pemerintah dalam tahun ini. "Pelaku pasar melepas posisi short Sterling seiring meningkatnya tekanan inflasi dan mengantisipasi kenaikan pada rilis CPI besok," kata Jeremy Stretch, analis mata uang CIBC.
Tampilkan postingan dengan label GBP/USD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GBP/USD. Tampilkan semua postingan
FORECAST FOREX, 14 Januari 2011
EUR/USD
EURUSD membuat koreksi bullish yang kuat kemarin, memuncak pada resisten trendline pada grafik 4 jam, pergerakan konssten diatas trendline tersebut dapat memicu momentum
bullish lanjutan setidaknya menuju area 1.3500, sebelum menuju area 1.3670. Support terdekat ada pada 1.3250, break dibawah area tersebut adalah sinyal sell menuju 1.3150 dalam jangka pendek.
Resistance Level : 1.3500, 1.3670, 1.3730
Support Level : 1.3250, 1.3150, 1.3050
Trading Range : 1.3250 – 1.3670
Bias : Bullish

GBP/USD
Bias masih bullish dalam jangka pendek menuju 1.5900 dalam jangka pendek sebelum menuju area 1.6017. Support terdekat ada pada 1.5820, break dibawah area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral sementara menguji area 1.5715. Hanya penembusan dibawah 1.5650 yang akan mengaktifkan bias bearish dalam jangka pendek.
Resistance Level : 1.5900, 1.6017, 1.6100
Support Level : 1.5820, 1.5715, 1.5650
Trading Range : 1.5820 – 1.6017
Bias : Bullish

AUD/USD
Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus keatas 1.0015 menju 1.0065 (area Fibonacci 61.8%). Support terdekat ada pada 0.9885, break dibawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menguji formasi double bottom sekitar 0.9800. Dibutuhkan penembusan dibawah formasi double bottom untuk menjaga skenario bearish tetap berlaku. Sebaliknya, formasi double bottom dapat menjadi alasan berakhirnya fase bearish dan kita mungkin akan melihat tekanan naik menuju rekor tinggi baru.
Resistance Level : 1.0015, 1.0065, 100150
Support Level : 0.9885, 0.9800, 0.9750
Trading Range : 0.9885 – 1.0065
Bias : Bullish


EURUSD membuat koreksi bullish yang kuat kemarin, memuncak pada resisten trendline pada grafik 4 jam, pergerakan konssten diatas trendline tersebut dapat memicu momentum
bullish lanjutan setidaknya menuju area 1.3500, sebelum menuju area 1.3670. Support terdekat ada pada 1.3250, break dibawah area tersebut adalah sinyal sell menuju 1.3150 dalam jangka pendek.
Resistance Level : 1.3500, 1.3670, 1.3730
Support Level : 1.3250, 1.3150, 1.3050
Trading Range : 1.3250 – 1.3670
Bias : Bullish
GBP/USD
Bias masih bullish dalam jangka pendek menuju 1.5900 dalam jangka pendek sebelum menuju area 1.6017. Support terdekat ada pada 1.5820, break dibawah area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral sementara menguji area 1.5715. Hanya penembusan dibawah 1.5650 yang akan mengaktifkan bias bearish dalam jangka pendek.
Resistance Level : 1.5900, 1.6017, 1.6100
Support Level : 1.5820, 1.5715, 1.5650
Trading Range : 1.5820 – 1.6017
Bias : Bullish
AUD/USD
Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembus keatas 1.0015 menju 1.0065 (area Fibonacci 61.8%). Support terdekat ada pada 0.9885, break dibawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menguji formasi double bottom sekitar 0.9800. Dibutuhkan penembusan dibawah formasi double bottom untuk menjaga skenario bearish tetap berlaku. Sebaliknya, formasi double bottom dapat menjadi alasan berakhirnya fase bearish dan kita mungkin akan melihat tekanan naik menuju rekor tinggi baru.
Resistance Level : 1.0015, 1.0065, 100150
Support Level : 0.9885, 0.9800, 0.9750
Trading Range : 0.9885 – 1.0065
Bias : Bullish

Label:
AUD/USD,
bullish,
EUR/USD,
GBP/USD,
signal forex
FORECAST FOREX, 7 Januari 2011
EUR/USD
Bias masih bearish dalam jangka pendek menguji area support pada 1.3000 – 1.2970 namun mengingat kita masih terjebak dalam range seperti terlihat apda grafik harian dan membutuhkan penembusan dibawah support untuk melanjutkan skenario bearish. Resisten terdekat ada pada 1.3200, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.3250 – 1.3300.
Resistance Level : 1.3200, 1.3250, 1.3300
Support Level : 1.2970, 1.2920, 1.2850
Trading Range : 1.2970 – 1.3200
Bias : Bearish

GBP/USD
Pada grafik 4 jam terlihat ketika pergerakan bearish, harga membuat sedikti koreksi naik sebelum melanjutkan turun setelah menembus beberapa support lemah warna kuning. Sekarang harga terlah menembus dibawah support trendline mengindikasikan tekanan bearish lanjutan menuju 1.5300 untuk jangka pendek. Resisten terdekat ada pada 1.5550, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.5600 – 1.5650.
Resistance Level : 1.5550, 1.5675, 1.5700
Support Level : 1.5450, 1.5350, 1.5300
Trading Range : 1.5300 – 1.5550
Bias : Bearish

USD/JPY
Pada grafik 4 jam kita memiliki candle bullish yang besar seiring harga menembus keatas 83.00. Bias masih bullish untuk jangka pendek menuju 84.40, yang merupakan resisten kunci pada fase ini. Break diatas area tersebut dapat menjadi sinyal awal skenario bullish reversal jangka panjang. Support terdekat ada pada 82.80, break dibawah area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral dalam jangka pendek setelah arah akan menjadi tidak jelas menuju area support pada 82.30.
Resistance Level : 84.40, 86.00, 87.00
Support Level : 82.80, 81.30, 80.80
Trading Range : 82.80 – 84.40
Bias : Bullish

Bias masih bearish dalam jangka pendek menguji area support pada 1.3000 – 1.2970 namun mengingat kita masih terjebak dalam range seperti terlihat apda grafik harian dan membutuhkan penembusan dibawah support untuk melanjutkan skenario bearish. Resisten terdekat ada pada 1.3200, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.3250 – 1.3300.
Resistance Level : 1.3200, 1.3250, 1.3300
Support Level : 1.2970, 1.2920, 1.2850
Trading Range : 1.2970 – 1.3200
Bias : Bearish
GBP/USD
Pada grafik 4 jam terlihat ketika pergerakan bearish, harga membuat sedikti koreksi naik sebelum melanjutkan turun setelah menembus beberapa support lemah warna kuning. Sekarang harga terlah menembus dibawah support trendline mengindikasikan tekanan bearish lanjutan menuju 1.5300 untuk jangka pendek. Resisten terdekat ada pada 1.5550, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.5600 – 1.5650.
Resistance Level : 1.5550, 1.5675, 1.5700
Support Level : 1.5450, 1.5350, 1.5300
Trading Range : 1.5300 – 1.5550
Bias : Bearish
USD/JPY
Pada grafik 4 jam kita memiliki candle bullish yang besar seiring harga menembus keatas 83.00. Bias masih bullish untuk jangka pendek menuju 84.40, yang merupakan resisten kunci pada fase ini. Break diatas area tersebut dapat menjadi sinyal awal skenario bullish reversal jangka panjang. Support terdekat ada pada 82.80, break dibawah area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral dalam jangka pendek setelah arah akan menjadi tidak jelas menuju area support pada 82.30.
Resistance Level : 84.40, 86.00, 87.00
Support Level : 82.80, 81.30, 80.80
Trading Range : 82.80 – 84.40
Bias : Bullish
Label:
EUR/USD,
GBP/USD,
signal forex,
USD,
USD/JPY
Pound Tersandung Data PMI Inggris
Sterling mengembalikan kenaikan yang diperoleh sebelumnya terhadap Dollar AS pada perdagangan hari Rabu pasca sebuah data menunjukkan aktivitas di sektor konstruksi Inggris berkontraksi pada bulan Desember, yang mendukung pemikiran bahwa pemulihan ekonomi negara itu tengah goyah. Markit/CIPS menyatakan PMI sektor konstruksi jatuh ke 49.1 di bulan Desember dari dari 51.8 bulan sebelumnya.
Hilangnya momentum telah diperkirakan analis setelah terjangan badai salju menyebabkan gangguan yang luas. "Data konstruksi PMI yang berkontraksi hari ini telah meredam optimisme terhadap perekonomian Inggris. Namun angka tersebut tidaklah terlalu mengejutkan, mengingat buruknya cuaca pada bulan Desember lalu," kata Michael Hewson, analis pasar dari CMC Markets. Sterling terperosok lebih dari 0,6% menyentuh posisi terendah $1.5476. Sterling juga memangkas sebagian kenaikan terhadap Euro. Inggris telah memulai langkah-langkah penghematan fiskal guna mengendalikan hutang, yang akan memberi dukungan terhadap Pound dalam waktu dekat, kata analis.
Hilangnya momentum telah diperkirakan analis setelah terjangan badai salju menyebabkan gangguan yang luas. "Data konstruksi PMI yang berkontraksi hari ini telah meredam optimisme terhadap perekonomian Inggris. Namun angka tersebut tidaklah terlalu mengejutkan, mengingat buruknya cuaca pada bulan Desember lalu," kata Michael Hewson, analis pasar dari CMC Markets. Sterling terperosok lebih dari 0,6% menyentuh posisi terendah $1.5476. Sterling juga memangkas sebagian kenaikan terhadap Euro. Inggris telah memulai langkah-langkah penghematan fiskal guna mengendalikan hutang, yang akan memberi dukungan terhadap Pound dalam waktu dekat, kata analis.
Label:
GBP/USD,
news,
poundsterling
FORECAST FOREX, 3 Januari 2011
EUR/USD
Pada grafik 4 jam, euro stabil di dalam channel bullish dan juga diperdagangkan di atas MA 50-100-200. Namun, stokastik memasuki area overbought yang dapat picu koreksi turun untuk sementara waktu. 1.3385 dan 1.3425 (harga tertinggi 31 dan 6 Desember) adalah resisten. 1.3280 dan 1.3220 (level 38.2% dan 50% Fibonacci dari puncak 14 Desember hingga lembah 23 Desember) merupakan support.
Resistance Level : 1.3385, 1.3425, 1.3500
Support Level : 1.3280, 1.3220, 1.3160
Trading Range : 1.3280 – 1.3430
Trend : Potential Up


GBP/USD
Pada grafik 4 jam, naiknya stokastik akan menjaga reli sterling di dalam mini channel bullish. Datarnya RSI isyaratkan periode konsolidasi; bagaimanapun juga, sterling masih di dalam channel bearish jangka panjang. 1.5630 dan 1.5690 (level 50% dan 61.8% Fibonacci dari puncak 14 Desember hingga lembah 28 Desember) merupakan resistance. 1.5454 (harga terendah 17 Desember) dan 1.5400 adalah support.
Resistance Level : 1.5630, 1.5690, 1.5770
Support Level : 1.5454, 1.5400, 1.5345
Trading Range : 1.5454 – 1.5630
Trend : Potential Up

AUD/USD
Pada grafik 4 jam, aussie stabil di dalam channel bullish dan juga diperdagangkan di atas MA 50-100-200. Namun, stokastik memasuki area overbought yang dapat picu aksi ambil untung dekat rekor tertinggi. 1.0250 dan 1.0300 merupakan resistance. 1.0150 dan 1.0090 (harga terendah 31 dan 29 Desember) adalah support.
Resistance Level : 1.0250, 1.0300, 1.0330
Support Level : 1.0150, 1.0090, 1.0000
Trading Range : 1.0150 – 1.0250
Trend : Potential Up

Pada grafik 4 jam, euro stabil di dalam channel bullish dan juga diperdagangkan di atas MA 50-100-200. Namun, stokastik memasuki area overbought yang dapat picu koreksi turun untuk sementara waktu. 1.3385 dan 1.3425 (harga tertinggi 31 dan 6 Desember) adalah resisten. 1.3280 dan 1.3220 (level 38.2% dan 50% Fibonacci dari puncak 14 Desember hingga lembah 23 Desember) merupakan support.
Resistance Level : 1.3385, 1.3425, 1.3500
Support Level : 1.3280, 1.3220, 1.3160
Trading Range : 1.3280 – 1.3430
Trend : Potential Up

GBP/USD
Pada grafik 4 jam, naiknya stokastik akan menjaga reli sterling di dalam mini channel bullish. Datarnya RSI isyaratkan periode konsolidasi; bagaimanapun juga, sterling masih di dalam channel bearish jangka panjang. 1.5630 dan 1.5690 (level 50% dan 61.8% Fibonacci dari puncak 14 Desember hingga lembah 28 Desember) merupakan resistance. 1.5454 (harga terendah 17 Desember) dan 1.5400 adalah support.
Resistance Level : 1.5630, 1.5690, 1.5770
Support Level : 1.5454, 1.5400, 1.5345
Trading Range : 1.5454 – 1.5630
Trend : Potential Up
AUD/USD
Pada grafik 4 jam, aussie stabil di dalam channel bullish dan juga diperdagangkan di atas MA 50-100-200. Namun, stokastik memasuki area overbought yang dapat picu aksi ambil untung dekat rekor tertinggi. 1.0250 dan 1.0300 merupakan resistance. 1.0150 dan 1.0090 (harga terendah 31 dan 29 Desember) adalah support.
Resistance Level : 1.0250, 1.0300, 1.0330
Support Level : 1.0150, 1.0090, 1.0000
Trading Range : 1.0150 – 1.0250
Trend : Potential Up
Label:
AUD/USD,
EUR/USD,
GBP/USD,
signal forex
Langganan:
Postingan (Atom)