Tampilkan postingan dengan label USD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label USD. Tampilkan semua postingan

Krisis Keamanan di Mesir, Lambungkan Dolar

Senin, 30 januari 2011

Dollar AS unjuk kekuatan terhadap sebagian besar mata uang utama seiring kerusuhan antara polisi dan demonstran yang kian memuncak di Mesir, mendorong permintaan untuk mata uang yang lebih aman. Pound Mesir diperdagangkan di dekat level rendah 6-tahun terhadap greenback pasca Fitch Ratings menurunkan outlook rating hutang Mesir menjadi "negatif" dari "stabil", dengan alasan kerusuhan yang terjadi telah meningkatkan "ketidakpastian" terhadap prospek politik dan ekonomi.

"Ini merupakan risk aversion klasik yang dipicu oleh kekhawatiran geopolitik," kata Paresh Upadhyaya, kepala strategis pada Bank of America Corp. di New York. "Mendorong harga minyak, emas dan Dollar menjadi lebih tinggi. Menyebabkan penurunan pada Euro dengan Franc Swiss kembali mendapatkan status safe haven-nya." Polisi Mesir menembakkan gas air mata saat ribuan demonstran bergerak ke Tahrir Square Kairo, yang diikuti pelemparan batu terhadap truk-truk yang yang mengangkut polisi anti huru hara. Polisi juga membatasi akses internet dan ponselponsel, serta menahan para pemimpin senior dari Muslim Brotherhood, kelompok oposisi utama.

Read More.....

FORECAST FOREX, 7 Januari 2011

EUR/USD

Bias masih bearish dalam jangka pendek menguji area support pada 1.3000 – 1.2970 namun mengingat kita masih terjebak dalam range seperti terlihat apda grafik harian dan membutuhkan penembusan dibawah support untuk melanjutkan skenario bearish. Resisten terdekat ada pada 1.3200, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.3250 – 1.3300.

Resistance Level : 1.3200, 1.3250, 1.3300
Support Level : 1.2970, 1.2920, 1.2850
Trading Range : 1.2970 – 1.3200
Bias : Bearish




GBP/USD

Pada grafik 4 jam terlihat ketika pergerakan bearish, harga membuat sedikti koreksi naik sebelum melanjutkan turun setelah menembus beberapa support lemah warna kuning. Sekarang harga terlah menembus dibawah support trendline mengindikasikan tekanan bearish lanjutan menuju 1.5300 untuk jangka pendek. Resisten terdekat ada pada 1.5550, break diatas area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral untuk jangka pendek menuju 1.5600 – 1.5650.

Resistance Level : 1.5550, 1.5675, 1.5700
Support Level : 1.5450, 1.5350, 1.5300
Trading Range : 1.5300 – 1.5550
Bias : Bearish




USD/JPY

Pada grafik 4 jam kita memiliki candle bullish yang besar seiring harga menembus keatas 83.00. Bias masih bullish untuk jangka pendek menuju 84.40, yang merupakan resisten kunci pada fase ini. Break diatas area tersebut dapat menjadi sinyal awal skenario bullish reversal jangka panjang. Support terdekat ada pada 82.80, break dibawah area tersebut dapat membawa kita menuju zona netral dalam jangka pendek setelah arah akan menjadi tidak jelas menuju area support pada 82.30.

Resistance Level : 84.40, 86.00, 87.00
Support Level : 82.80, 81.30, 80.80
Trading Range : 82.80 – 84.40
Bias : Bullish


Read More.....

Data Fundamental Berpihak Pada Dollar AS

Dollar AS berhasil mencatat penguatan terbesar dalam 3 bulan terhadap Yen seiring laporan yang menunjukkan perusahaan-perusahaan AS menambah pekerjaan hampir 3 kali lipat dari perkiraan pada bulan Desember dan pertumbuhan industri jasa yang berada pada laju tercepat sejak Mei 2006. Sementara Euro terjatuh versus sebagian besar rivalrival utama setelah Swiss National Bank mengatakan tidak akan menerima obligasi dari beberapa bank Irlandia sebagai jaminan. Dollar Kanada dan Peso Meksiko menunjukkan kinerja terbaik versus Yen, dipicu bukti pemulihan ekonomi di Amerika Utara menjelang rilis data tenaga kerja AS akhir pekan ini.

"Jika Anda memperkirakan upah dalam jumlah yang besar, maka dampaknya akan terlihat pada Dollar-Yen," kata Greg Anderson, analis valas Citigroup Inc. di New York. Dollar melaju sekitar 1,5% hingga ¥83.34 di New York dari ¥82.04 kemarin, kenaikan harian terbesar sejak 15 September dan level tinggi sejak 23 Desember. Dollar mungkin dapat melanjutkan kenaikan hingga ¥85 di akhir minggu jika laporan upah dirilis dengan angka yang kuat, menurut Anderson.

Read More.....