Rabu, 9 Maret 2011
Pound menyentuh level rendah satu minggu terhadap Greenback setelah laporan menunjukkan menurunnya penjualan ritel padabulan Februari dan turunnya harga rumah, melemahkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam tahun ini. BRC dan dan KPMG melaporkan Penjualan Ritel Inggris bulan Februari turun 0,4% dari kenaikan 2,3% pada bulan Januari. Sementara, BoE diperkirakan akan menahan suku bunga pada 0,5% pada pertemuan 10 Maret nanti, menurut hasil survei terhadap sejumlah ekonom.
"Data hari ini tidak membantu Sterling," kata Lee McDarby, kepala dealing pada Investec Plc. di London. "Pergerakannya cukup statis seiring Pound berupaya menyeimbangkan diri menjelang pertemuan BoE pada pekan ini." Cable juga tergelincir ke level rendah 5-minggu terhadap Euro yang dipicu berkembangnya ekspektasi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga lebih cepat daripada Bank of England. Kedua bank sentral masih terus bergulat dengan tingginya tekanan inflasi, dengan sebagian besar investor memperkirakan kenaikan suku bunga BoE akan terjadi pada bulan Juni atau Juli, sementara spekulasi atas pengetatan kebijakan moneter ECB menunjukkan adanya peluang pada awal bulan depan.
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Penjualan Ritel Inggris Membebani Pound
Label:
Forex,
news,
poundsterling,
Sterling
Euro Terkoreksi Oleh Kekhawatiran Hutang
Rabu, 9 Maret 2011
Euro tergelincir terhadap Dollar AS pada hari Selasa, menghentikan rally yang didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga zona Euro dan masih berpeluang terkoreksi lebih dalam akibat kemunculan kembali kekhawatiran atas masalah hutang kawasan. Dollar melonjak hingga 1% terhadap Franc Swiss, sementara Euro kehilangan tenaga pasca rally ke level tinggi 4-bulan di atas $1.40 yang dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga ECB pada bulan depan.
Ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga zona Euro pada bulan April yang telah diantisipasi sebagian besar pasar, ditambah sebuah data yang menunjukkan para spekulan terus menambah posisi long Euro, membuat koreksi pendek pada euro bukanlah kejutan. "Menurut Kami, tekanan jual EUR/USD akan menuju area 1.3880-1.3850," kata seorang trader di london. Dengan tertembusnya level tinggi Februari di $1.3862, maka level support berikutnya berada di $1.3830, level rendah hari Kamis sebelum komentar hawkish Presiden ECB Jean-Claude Trichet. Di bawah level tersebut, Euro mungkin saja menuju $1.35.
Euro tergelincir terhadap Dollar AS pada hari Selasa, menghentikan rally yang didorong oleh ekspektasi kenaikan suku bunga zona Euro dan masih berpeluang terkoreksi lebih dalam akibat kemunculan kembali kekhawatiran atas masalah hutang kawasan. Dollar melonjak hingga 1% terhadap Franc Swiss, sementara Euro kehilangan tenaga pasca rally ke level tinggi 4-bulan di atas $1.40 yang dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga ECB pada bulan depan.
Ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga zona Euro pada bulan April yang telah diantisipasi sebagian besar pasar, ditambah sebuah data yang menunjukkan para spekulan terus menambah posisi long Euro, membuat koreksi pendek pada euro bukanlah kejutan. "Menurut Kami, tekanan jual EUR/USD akan menuju area 1.3880-1.3850," kata seorang trader di london. Dengan tertembusnya level tinggi Februari di $1.3862, maka level support berikutnya berada di $1.3830, level rendah hari Kamis sebelum komentar hawkish Presiden ECB Jean-Claude Trichet. Di bawah level tersebut, Euro mungkin saja menuju $1.35.
Euro Terbentur Oleh 1.4000
Monexnews - Sempat menyentuh 1.4000 sesaat setelah rilis data NFP AS, Euro justru berbalik turun tajam hingga mencetak level rendah harian baru di 1.3940. Namun saat ini Euro telah mampu untuk menjauh dari posisi terendah, meskipun belum mampu mendekati level tinggi dan diperdagangkan di kisaran 1.3970.
"Terhenti di 1.40 menandakan bahwa level tersebut merupakan resistensi yang kuat, setidaknya sebagian pasar akan berasumsi seperti itu," kata Fan Yang, kepala analis teknikal dari FXTimes, terkait pergerakan Euro pasca rilis NFP. (Vid)
"Terhenti di 1.40 menandakan bahwa level tersebut merupakan resistensi yang kuat, setidaknya sebagian pasar akan berasumsi seperti itu," kata Fan Yang, kepala analis teknikal dari FXTimes, terkait pergerakan Euro pasca rilis NFP. (Vid)
Label:
news
Trichet Hawkish, Euro Optimis
Jumat, 4Maret 2011
Euro melesat mendekati level tertinggi 4-bulan terhadap Greenback pada perdagangan hari Kamis, seiring Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tengah berada dalam “kewaspadaan tinggi” terhadap inflasi dan sebuah kenaikan suku bunga “mungkin” saja terjadi pada awal bulan depan, meskipun bukan merupakan awal dari serangkaian kenaikan suku bunga. "Pasar menanggapi komentar Trichet secara agresif," kata Neil Jones, kepala hedge fund Eropa pada Mizuho Corporate Bank Ltd. di London. "Tidak diragukan lagi, komentar Trichet sangat hawkish. Yang kian mendekatkan pasar pada kenaikan suku bunga dalam waktu dekat."
Pejabat ECB yang dipimpin oleh Trichet telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama pada tingkat 1%, yang sesuai dengan perkiraan para ekonom dalam sebuah survey. Rilis angka Penjualan Ritel Uni Eropa untuk bulan Januari juga menunjukkan peningkatan melebihi ekspektasi pasar. ECB pernah menggunakan ungkapan "kewaspadaan tinggi" secara berulang-ulang dalam siklus kenaikan suku bunga tahun 2005-2007, menjelang satu bulan sebelum kenaikan suku bunga, namun hal ini hanya kebiasaan. Inflasi zona Euro ada pada tingkat 2.4% bilan lalu, di atas target ECB yaitu 2%.
Euro melesat mendekati level tertinggi 4-bulan terhadap Greenback pada perdagangan hari Kamis, seiring Presiden ECB Jean-Claude Trichet mengatakan bahwa para pembuat kebijakan tengah berada dalam “kewaspadaan tinggi” terhadap inflasi dan sebuah kenaikan suku bunga “mungkin” saja terjadi pada awal bulan depan, meskipun bukan merupakan awal dari serangkaian kenaikan suku bunga. "Pasar menanggapi komentar Trichet secara agresif," kata Neil Jones, kepala hedge fund Eropa pada Mizuho Corporate Bank Ltd. di London. "Tidak diragukan lagi, komentar Trichet sangat hawkish. Yang kian mendekatkan pasar pada kenaikan suku bunga dalam waktu dekat."
Pejabat ECB yang dipimpin oleh Trichet telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga utama pada tingkat 1%, yang sesuai dengan perkiraan para ekonom dalam sebuah survey. Rilis angka Penjualan Ritel Uni Eropa untuk bulan Januari juga menunjukkan peningkatan melebihi ekspektasi pasar. ECB pernah menggunakan ungkapan "kewaspadaan tinggi" secara berulang-ulang dalam siklus kenaikan suku bunga tahun 2005-2007, menjelang satu bulan sebelum kenaikan suku bunga, namun hal ini hanya kebiasaan. Inflasi zona Euro ada pada tingkat 2.4% bilan lalu, di atas target ECB yaitu 2%.
Komentar ECB’s Trichet Perkuat Euro
Kamis, 3 Maret 2011
Monexnews - Euro lanjutkan reli setelah ECB's Trichet kembali tegaskan ancaman inflasi yang kini menjadi tantangan bagi bank sentral. "Outlook inflasi beresiko meningkat dimana kenaikan harga energi merupakan faktor utama yang menambah tekanan inflasi. Masih ada ketidakpastian, namun aktivitas ekonomi masih positif," ungkap Trichet.
Trichet hilangkan komentar 'tingkat suku bunga yang sesuai' dalam konverensi pers; indikasi bank sentral tengah bersiap untuk merubah kebijakan moneternya. Pasar keuangan telah perkirakan ECB akan segera menaikkan suku bunganya, lebih dahulu dari Fed; ini merupakan alasan utama yang mendukung penguatan euro.
ECB's Trichet juga katakan akan lakukan apapun demi menjaga stabilitas harga. "Keputusan suku bung bergantung pada perkembangan indikator ekonomi. Meskipun kenaikan suku bunga belum pasti; ini mungkin terjadi pada pertemuan berikutnya di bulan April," papar pimpianan bank sentral Eropa. (fir)
Monexnews - Euro lanjutkan reli setelah ECB's Trichet kembali tegaskan ancaman inflasi yang kini menjadi tantangan bagi bank sentral. "Outlook inflasi beresiko meningkat dimana kenaikan harga energi merupakan faktor utama yang menambah tekanan inflasi. Masih ada ketidakpastian, namun aktivitas ekonomi masih positif," ungkap Trichet.
Trichet hilangkan komentar 'tingkat suku bunga yang sesuai' dalam konverensi pers; indikasi bank sentral tengah bersiap untuk merubah kebijakan moneternya. Pasar keuangan telah perkirakan ECB akan segera menaikkan suku bunganya, lebih dahulu dari Fed; ini merupakan alasan utama yang mendukung penguatan euro.
ECB's Trichet juga katakan akan lakukan apapun demi menjaga stabilitas harga. "Keputusan suku bung bergantung pada perkembangan indikator ekonomi. Meskipun kenaikan suku bunga belum pasti; ini mungkin terjadi pada pertemuan berikutnya di bulan April," papar pimpianan bank sentral Eropa. (fir)
Data PMI Bantu Sterling Taklukkan Dollar
Kamis, 3 Maret 2011
Sterling menunjukkan dominasinya terhadap Dollar AS setelah rilis data sektor konstruksi Inggris yang di atas perkiraan, menguatkan pandangan bahwa perekonomian sedang pulih, menyusul data sektor manufaktur yang solid pada hari Selasa. Laporan dari Markit/CIPS menunjukkan aktivitas pada sektor konstruksi Inggris tumbuh dengan laju tercepat dalam 8-bulan di bulan Februari. PMI sektor Konstruksi naik menjadi 56,5 di bulan Februari dari 53,7 pada Januari, mementahkan perkiraan untuk penurunan ke 52,9.
"Sektor konstruksi hanya merupakan komponen kecil dari GDP, namun masih berada di atas sektor manufaktur dan menyumbang sekitar 20%. Jika PMI sektor Jasa hari Kamis juga menunjukkan angka yang di atas ekspektasi, maka kita dapat mengasumsikan bahwa perekonomian telah menjadi lebih tangguh daripada apa yang kita pikirkan, "kata Michael Hewson, analis CMC Markets. Sebelumnya, Pound sempat tertekan seiring meredanya risk sentiment akibat tingginya harga minyak dan kerusuhan di Libya. "Dengan solidnya data manufaktur di Inggris dan Eropa mendorong pasar kembali memburu aset-aset beresiko, yang membebani Dollar dan mengangkat Cable kembali," kata Gavin Friend, analis mata uang dari nabCapital.
Sterling menunjukkan dominasinya terhadap Dollar AS setelah rilis data sektor konstruksi Inggris yang di atas perkiraan, menguatkan pandangan bahwa perekonomian sedang pulih, menyusul data sektor manufaktur yang solid pada hari Selasa. Laporan dari Markit/CIPS menunjukkan aktivitas pada sektor konstruksi Inggris tumbuh dengan laju tercepat dalam 8-bulan di bulan Februari. PMI sektor Konstruksi naik menjadi 56,5 di bulan Februari dari 53,7 pada Januari, mementahkan perkiraan untuk penurunan ke 52,9.
"Sektor konstruksi hanya merupakan komponen kecil dari GDP, namun masih berada di atas sektor manufaktur dan menyumbang sekitar 20%. Jika PMI sektor Jasa hari Kamis juga menunjukkan angka yang di atas ekspektasi, maka kita dapat mengasumsikan bahwa perekonomian telah menjadi lebih tangguh daripada apa yang kita pikirkan, "kata Michael Hewson, analis CMC Markets. Sebelumnya, Pound sempat tertekan seiring meredanya risk sentiment akibat tingginya harga minyak dan kerusuhan di Libya. "Dengan solidnya data manufaktur di Inggris dan Eropa mendorong pasar kembali memburu aset-aset beresiko, yang membebani Dollar dan mengangkat Cable kembali," kata Gavin Friend, analis mata uang dari nabCapital.
Euro Melambung Bersama Ekspektasi Suku Bunga
Kamis, 3 Maret 2011
Euro melesat ke dekat level tinggi 4-bulan versus Greenback pada hari Rabu, dan nampaknya masih akan melanjutkan apresiasinya seiring meningkatnya ekspektasi suku bunga di zona euro akan naik lebih cepat daripada di Amerika Serikat. Bank Sentral Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan kebijakan pada hari Kamis. Dengan harga minyak mencapai di atas $100 per barrel serta tingkat inflasi zona euro yang di atas target, investor berharap ECB akan mempertajam retorika anti inflasinya.
"Nampaknya pasar mulai memburu Euro saat ini," kata Greg Salvaggio, wakil presiden pasar modal pada Tempus Consulting di Washington. "Persepsi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga lebih cepat daripada Fed kian berkembang, dan itu benar-benar mendukung Euro sementara waktu." "Orang-orang mulai melihat Euro berbalik menekan Dollar di tengah kekacauan geopolitik. Meski keduanya menawarkan keamanan yang sama, Euro menawarkan hasil yang lebih tinggi," kata Salvaggio menambahkan.
Euro melesat ke dekat level tinggi 4-bulan versus Greenback pada hari Rabu, dan nampaknya masih akan melanjutkan apresiasinya seiring meningkatnya ekspektasi suku bunga di zona euro akan naik lebih cepat daripada di Amerika Serikat. Bank Sentral Eropa dijadwalkan mengadakan pertemuan kebijakan pada hari Kamis. Dengan harga minyak mencapai di atas $100 per barrel serta tingkat inflasi zona euro yang di atas target, investor berharap ECB akan mempertajam retorika anti inflasinya.
"Nampaknya pasar mulai memburu Euro saat ini," kata Greg Salvaggio, wakil presiden pasar modal pada Tempus Consulting di Washington. "Persepsi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga lebih cepat daripada Fed kian berkembang, dan itu benar-benar mendukung Euro sementara waktu." "Orang-orang mulai melihat Euro berbalik menekan Dollar di tengah kekacauan geopolitik. Meski keduanya menawarkan keamanan yang sama, Euro menawarkan hasil yang lebih tinggi," kata Salvaggio menambahkan.
Label:
news
Dollar AS Lepas Kerugian di Asia
Selasa, 1 Maret 2011
Mata uang AS saat ini mengikis sebagian kejatuhan awalnya terhadap mata uang-mata uang lainnya setelah GBP/USD bersiap meraih level tertingginya selama 14 bulan di 1.6298 tetapi gagal melanjutkan penguatan diatas 1.6300 dan kembali melemah. Terdapat rumor bahwa Cina menjual Sterling di level ini.
GBP/USD telah mengalami penurunan, anjlok lebih dari 30 pips, dan saat ini diperdagangkan di sekitar 1.6265. Yen Jepang juga telah mencapai tinggi sesinya di 81.94 sementara Aussie kembali melemah dari tingginya di 1.0200 dan saat ini diperdagangkan di 1.0180, tepat dimana harga mulai diperdagangkan pada saat pembukaan.
Mata uang AS saat ini mengikis sebagian kejatuhan awalnya terhadap mata uang-mata uang lainnya setelah GBP/USD bersiap meraih level tertingginya selama 14 bulan di 1.6298 tetapi gagal melanjutkan penguatan diatas 1.6300 dan kembali melemah. Terdapat rumor bahwa Cina menjual Sterling di level ini.
GBP/USD telah mengalami penurunan, anjlok lebih dari 30 pips, dan saat ini diperdagangkan di sekitar 1.6265. Yen Jepang juga telah mencapai tinggi sesinya di 81.94 sementara Aussie kembali melemah dari tingginya di 1.0200 dan saat ini diperdagangkan di 1.0180, tepat dimana harga mulai diperdagangkan pada saat pembukaan.
Label:
news
EUR/USD Pulih di 1.3800
Selasa,1 Maret 2011
Euro masih terangkat di atas level 1.3800, setelah sebelumnya menguji harga hari Senin di area harga 1.3860, tinggi bulanannya di awal Februari, setelah kuatnya pemulihan dari level rendahnya di 1.3710.
Euro masih terangkat di atas level 1.3800, setelah sebelumnya menguji harga hari Senin di area harga 1.3860, tinggi bulanannya di awal Februari, setelah kuatnya pemulihan dari level rendahnya di 1.3710.
Label:
news
GBP Terancam Terjungkal.
Rabu, 23 Februari 2011 11:42 WIB
Kalangan analis di Inggris telah mengingatkan, setiap eskalasi berlanjut di negara Libya atau Timur Tengah, kondisi ini berpotensi memicu investor dengan cepat untuk menghindari aset-aset beresiko. Terutama efeknya akan terjadi aksi jual terhadap mata uang pound sterling (GBP), waspada….
Secara teknikal, tekanan turun GBP mungkin masih akan berlanjut seiring formasi double top terbentuk di kawasan 1.6280 seperti terlihat pada grafik berikut. Dibutuhkan upaya penembusan dibawah 1.6160 untuk mengkonfirmasi skenario koreksi bearish setidaknya menuju area 1.6090.
Sementara untuk pergerakan naik (bullish), dibutuhkan penembusan ke atas 1.6185 untuk melanjutkan skenario bullish utama dan kembali mengaktifkan mode bullish.
Resistance Level : 1.6185, 1.6260, 1.6350
Support Level : 1.6160, 1.6090, 1.5980
Trading Range : 1.5750 – 1.6185
Trend : Bearish

Kalangan analis di Inggris telah mengingatkan, setiap eskalasi berlanjut di negara Libya atau Timur Tengah, kondisi ini berpotensi memicu investor dengan cepat untuk menghindari aset-aset beresiko. Terutama efeknya akan terjadi aksi jual terhadap mata uang pound sterling (GBP), waspada….
Secara teknikal, tekanan turun GBP mungkin masih akan berlanjut seiring formasi double top terbentuk di kawasan 1.6280 seperti terlihat pada grafik berikut. Dibutuhkan upaya penembusan dibawah 1.6160 untuk mengkonfirmasi skenario koreksi bearish setidaknya menuju area 1.6090.
Sementara untuk pergerakan naik (bullish), dibutuhkan penembusan ke atas 1.6185 untuk melanjutkan skenario bullish utama dan kembali mengaktifkan mode bullish.
Resistance Level : 1.6185, 1.6260, 1.6350
Support Level : 1.6160, 1.6090, 1.5980
Trading Range : 1.5750 – 1.6185
Trend : Bearish
Label:
analisa,
news,
signal forex
EUR/USD Bidik 1.3700
Rabu, 23 Februari 2011
Dollar AS kehilangan dorongan secara umum selama awal perdagangan sesi Asia. EUR/USD telah naik sekitar 25 pips dalam beberapa jam belakangan mencapai tingginya di 1.3680 sejauh ini. Saat ini, EUR/USD sedang diperdagangkan di 1.3675, 0.20% diatas harga pembukaan Rabu dan bermaksud mencapai level psikologis di 1.3700.
Dollar AS kehilangan dorongan secara umum selama awal perdagangan sesi Asia. EUR/USD telah naik sekitar 25 pips dalam beberapa jam belakangan mencapai tingginya di 1.3680 sejauh ini. Saat ini, EUR/USD sedang diperdagangkan di 1.3675, 0.20% diatas harga pembukaan Rabu dan bermaksud mencapai level psikologis di 1.3700.
Label:
news
Ekspor Jepang Meningkat 1.4%
Rabu 23 Februari 2011
Ekspor Jepang berkembang 1.4% di bulan Januari dibandingkan dengan kenaikan 12.9% di bulan Desember dan di bawah perkiraan rata-rata 7.4%, dikarenakan meningkatnya ekspor baja ke AS dan Asia, menurut Menteri Keuangan.
Namun defisit perdagangan secara keseluruhan untuk bulan Januari Y471.4 milyar. Angka ini di bawah perkiraan Y49.6 milyar. Analis mengatakan ekspor Jepang masih kuat terkait masih tingginya permintaan Asia untuk barang-barang Jepang. Namun masih ada resiko bahwa kenaikan harga komoditi dapat mendorong ekonomi mengalami stagnasi jika yen masih menguat.
Ekspor Jepang berkembang 1.4% di bulan Januari dibandingkan dengan kenaikan 12.9% di bulan Desember dan di bawah perkiraan rata-rata 7.4%, dikarenakan meningkatnya ekspor baja ke AS dan Asia, menurut Menteri Keuangan.
Namun defisit perdagangan secara keseluruhan untuk bulan Januari Y471.4 milyar. Angka ini di bawah perkiraan Y49.6 milyar. Analis mengatakan ekspor Jepang masih kuat terkait masih tingginya permintaan Asia untuk barang-barang Jepang. Namun masih ada resiko bahwa kenaikan harga komoditi dapat mendorong ekonomi mengalami stagnasi jika yen masih menguat.
Label:
news
Euro Tergelincir Pasaca Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah
Selasa, 20 Februari 2011
Mata uang tunggal Euro merosot dan terlihat masih akan melanjutkan momentum bearish-nya di hari Selasa terkait meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah menyebabkan menyusutnya risk sentiment (minat terhadap aset beresiko).
Bahkan komentar dari pejabat Bank Sentral Eropa dan serangkaian data kuat dari zona Euro pun gagal mengangkat Euro dari area negatif.
Secara teknikal bila Euro terus tertekan turun, harga kemungkinan akan mendatangi kisaran support $1.3600. Pecah dibawah level ini akan memicu bearish lanjutan ke area $1.3560. Sementara upaya EUR untuk bangkit mungkin terbatas di kisaran $1.3680.
Label:
news
Euro Solid Pasca Lelang Obligasi
Jumat,18 Febriari 2011
Euro bertahan dengan kokoh terhadap Dollar AS pada hari Kamis, seiring solidnya permintaan pada lelang obligasi Spanyol mengimbangi kekhawatiran terhadap perbankan dan masalah hutang zona Eropa. Sementara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah kembali mengangkat Franc Swiss sebagai safe haven. Spanyol dan Perancis total berhasil menjual € 11,87 milyar obligasi yang dikatakan analis cukup banyak, terutama dengan obligasi jangka panjang Spanyol mencatat permintaan yang kuat karena dinilai murah.
Lelang obligasi Spanyol telah membantu euro untuk lepas dari level rendah sesi terhadap Dollar AS, meskipun kerapuhan sektor perbankan zona euro kembali mendapat sorotan pasca meningkatnya biaya pinjaman darurat Bank Sentral Eropa. "Lelang obligasi pemerintah Spanyol berhasil, namun ada kecemasan meningkatnya biaya pinjaman pada ECB," kata Gavin Friend dari nabCapital. Ia menambahkan kekhawatiran sektor perbankan seharusnya cukup menghambat Euro menembus resisten di sekitar $1.3625. Sentimen terhadap euro kian buruk pada awal pekan ini akibat ketidakpastian rencana bailout bank Jerman WestLB.
Euro bertahan dengan kokoh terhadap Dollar AS pada hari Kamis, seiring solidnya permintaan pada lelang obligasi Spanyol mengimbangi kekhawatiran terhadap perbankan dan masalah hutang zona Eropa. Sementara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah kembali mengangkat Franc Swiss sebagai safe haven. Spanyol dan Perancis total berhasil menjual € 11,87 milyar obligasi yang dikatakan analis cukup banyak, terutama dengan obligasi jangka panjang Spanyol mencatat permintaan yang kuat karena dinilai murah.
Lelang obligasi Spanyol telah membantu euro untuk lepas dari level rendah sesi terhadap Dollar AS, meskipun kerapuhan sektor perbankan zona euro kembali mendapat sorotan pasca meningkatnya biaya pinjaman darurat Bank Sentral Eropa. "Lelang obligasi pemerintah Spanyol berhasil, namun ada kecemasan meningkatnya biaya pinjaman pada ECB," kata Gavin Friend dari nabCapital. Ia menambahkan kekhawatiran sektor perbankan seharusnya cukup menghambat Euro menembus resisten di sekitar $1.3625. Sentimen terhadap euro kian buruk pada awal pekan ini akibat ketidakpastian rencana bailout bank Jerman WestLB.
Label:
news
Bank Bermasalah Di Jerman Tekan Euro
Senin, 14 Februari 2011 16:06 WIB
Euro meluncur ke level terendah dalam 3 minggu baru terhadap dollar AS di $1.3477. Salah satu penyebabnya adalah Bank WestLB dari Jerman yang mendapatkan ancaman penutupan jika bank ini tidak menyetujui rencana restrukturisasi sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh Komisi Eropa.
Euro melemah 0,4% terhadap Dollar AS dalam beberapa menit dan juga terkoreksi dalam terhadap franc Swiss. EUR/USD saat ini di 1.3472.
Poundsterling mengikuti pergerakan turun EUR/USD, saat ini diperdagangkan di 1.6024, dari sebelumnya di 1.6038
Euro meluncur ke level terendah dalam 3 minggu baru terhadap dollar AS di $1.3477. Salah satu penyebabnya adalah Bank WestLB dari Jerman yang mendapatkan ancaman penutupan jika bank ini tidak menyetujui rencana restrukturisasi sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh Komisi Eropa.
Euro melemah 0,4% terhadap Dollar AS dalam beberapa menit dan juga terkoreksi dalam terhadap franc Swiss. EUR/USD saat ini di 1.3472.
Poundsterling mengikuti pergerakan turun EUR/USD, saat ini diperdagangkan di 1.6024, dari sebelumnya di 1.6038
Euro Resah Menanti Kebijakan
Jumat, 11 Februari 2011
Euro tergelincir terhadap Dollar AS pada hari Kamis di tengah keraguan atas kurangnya langkahlangkah kebijakan yang konkrit dalam mengatasi krisis hutang zona Euro memukul sentimen dan mendorong kenaikan yield obligasi negara-negara bermasalah. Mata uang tunggal ini tertekan setelah yield obligasi 10-tahun yang diterbitkan oleh Portugal, negara yang dinilai memiliki resiko terbesar untuk meminta bailout, menembus rekor tertinggi dan memperlebar selisih terhadap obligasi safe haven Jerman.
Para pedagang juga mengatakan akun pemerintah Asia telah menjual Euro secara terus menerus pada awal sesi perdagangan Eropa, seiring pelaku pasar berspekulasi bahwa permintaan Asia untuk mata uang tunggal ini telah berkurang. Momentum kenaikan Euro sirna seiring investor harus menunggu hingga Maret untuk mendapatkan rincian langkah-langkah tambahan dalam mengatasi krisis hutang zona Euro, yang kembali memangkas perkiraan kenaikan tingkat suku bunga zona Eropa.
Euro tergelincir terhadap Dollar AS pada hari Kamis di tengah keraguan atas kurangnya langkahlangkah kebijakan yang konkrit dalam mengatasi krisis hutang zona Euro memukul sentimen dan mendorong kenaikan yield obligasi negara-negara bermasalah. Mata uang tunggal ini tertekan setelah yield obligasi 10-tahun yang diterbitkan oleh Portugal, negara yang dinilai memiliki resiko terbesar untuk meminta bailout, menembus rekor tertinggi dan memperlebar selisih terhadap obligasi safe haven Jerman.
Para pedagang juga mengatakan akun pemerintah Asia telah menjual Euro secara terus menerus pada awal sesi perdagangan Eropa, seiring pelaku pasar berspekulasi bahwa permintaan Asia untuk mata uang tunggal ini telah berkurang. Momentum kenaikan Euro sirna seiring investor harus menunggu hingga Maret untuk mendapatkan rincian langkah-langkah tambahan dalam mengatasi krisis hutang zona Euro, yang kembali memangkas perkiraan kenaikan tingkat suku bunga zona Eropa.
Kenaikan Pajak PerbankanTekan Sterling
Sterling tergelincir terhadap Dollar AS dan Euro pada hari Selasa setelah pemerintah Inggris meningkatkan pajak retribusi atas bank, yang mengikis sentimen dan memicu stop-loss, meskipun penurunan terbatas menjelang keputusan suku bunga BoE pada hari Kamis. Inggris menambahkan ekstra 800 juta Pound ($1,3 milyar) pada pajak atas bank di tahun ini, yang kain membebani sektor ini di tengah proses negosiasi kesepakatan untuk membatasi bonus dan membebaskan pinjaman usaha.
Pemerintah mengatakan pada hari Selasa akan membebankan retribusi yang direncanakan dalam jumlah penuh pada neraca bank tahun ini, bukan secara bertahap. "Pengumuman kenaikan retribusi perbankan telah menempatkan pasar saham di bawah tekanan, dan itu yang melucuti Sterling hari ini," kata Ian Stannard, strategis mata uang senior pada BNP Paribas. "Sterling akan berjuang keras untuk pulih mengingat besarnya antisipasi pasar terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga. Sterling bereaksi negatif lebih dikarenakan banyaknya berita buruk.”
Pemerintah mengatakan pada hari Selasa akan membebankan retribusi yang direncanakan dalam jumlah penuh pada neraca bank tahun ini, bukan secara bertahap. "Pengumuman kenaikan retribusi perbankan telah menempatkan pasar saham di bawah tekanan, dan itu yang melucuti Sterling hari ini," kata Ian Stannard, strategis mata uang senior pada BNP Paribas. "Sterling akan berjuang keras untuk pulih mengingat besarnya antisipasi pasar terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga. Sterling bereaksi negatif lebih dikarenakan banyaknya berita buruk.”
Rally Euro Masih Tertahan
Rabu, 9 Februari 2011
Euro berhasil pulih hari Selasa, terdongkrak oleh permintaan dari bank sentral di Asia dan juga pembelian Euro terhadap Aussie pasca kenaikan suku bunga Cina memicu kecemasan terhadap pertumbuhan dan permintaan komoditas. Namun analis mengatakan rally Euro masih akan tersendat mengingat komentar Presiden ECB Jean-Claude Trichet minggu lalu telah memadamkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Para pedagang berpendapat selama Euro bergerak dibawah $1.3680, bias euro masih lemah.
"Banyak gossip yang beredar mengenai aksi beli dollar dalam jumlah besar oleh bank sentral di Asia sebagai upaya intervensi melemahkan mata uang mereka, yang terlihat bersamaan dengan aliran dana cadangan ke Euro," kata Richard Franulovich, strategis mata uang senior pada Westpac, New York. "Meskipun jika diperhatikan, Euro telah terluka sejak komentar Trichet yang kurang hawkish minggu lalu." Aksi beli Euro terhadap Dollar Australia pasca kenaikan suku bunga Cina juga turut memberi kontribusi positif bagi mata uang tunggal zona Euro itu.
Euro berhasil pulih hari Selasa, terdongkrak oleh permintaan dari bank sentral di Asia dan juga pembelian Euro terhadap Aussie pasca kenaikan suku bunga Cina memicu kecemasan terhadap pertumbuhan dan permintaan komoditas. Namun analis mengatakan rally Euro masih akan tersendat mengingat komentar Presiden ECB Jean-Claude Trichet minggu lalu telah memadamkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Para pedagang berpendapat selama Euro bergerak dibawah $1.3680, bias euro masih lemah.
"Banyak gossip yang beredar mengenai aksi beli dollar dalam jumlah besar oleh bank sentral di Asia sebagai upaya intervensi melemahkan mata uang mereka, yang terlihat bersamaan dengan aliran dana cadangan ke Euro," kata Richard Franulovich, strategis mata uang senior pada Westpac, New York. "Meskipun jika diperhatikan, Euro telah terluka sejak komentar Trichet yang kurang hawkish minggu lalu." Aksi beli Euro terhadap Dollar Australia pasca kenaikan suku bunga Cina juga turut memberi kontribusi positif bagi mata uang tunggal zona Euro itu.
Euro Tertekan Setelah Komentar Trichet & Klaim Pengangguran AS
Kamis, 3 Februari 2011
Euro lanjutkan pelemahan setelah ECB's Trichet berikan nada yang tidak begitu hawkish setelah bank sentral menahan suku bunga di level rendah 1%. "Tekanan inflasi hanya bersifat sementara dan lebih disebabkan oleh kenaikan harga komoditas terutama energi. Kenaikan indeks harga konsumen sesuai perkiraan dan inflasi akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang; namun tekanan inflasi akan mereda di pertengahan tahun. Pertumbuhan ekonomi masih rendah dan kenaikan harga komoditas beresiko bagi GDP. Permintaan domestik akan menopang ekonomi dan ekspor diuntungkan oleh berlanjutnya pemulihan global. Tingkat suku bunga saat ini masih sesuai," ungkap Trichet.
Sementara itu, indikator ekonomi kembali tegasnya berlanjutnya pemulihan ekonomi AS. Klaim pengangguran berkurang menjadi 415.000, lebih baik dari prediksi 420.000 dan revisi publikasi sebeumnya 457.000. Euro lanjutkan penurunan setelah data klaim pengangguran dirilis dan komentar ECB's Trichet. Euro kini diperdagangkan 1.3680, dekat level rendah 1.3672
Euro lanjutkan pelemahan setelah ECB's Trichet berikan nada yang tidak begitu hawkish setelah bank sentral menahan suku bunga di level rendah 1%. "Tekanan inflasi hanya bersifat sementara dan lebih disebabkan oleh kenaikan harga komoditas terutama energi. Kenaikan indeks harga konsumen sesuai perkiraan dan inflasi akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang; namun tekanan inflasi akan mereda di pertengahan tahun. Pertumbuhan ekonomi masih rendah dan kenaikan harga komoditas beresiko bagi GDP. Permintaan domestik akan menopang ekonomi dan ekspor diuntungkan oleh berlanjutnya pemulihan global. Tingkat suku bunga saat ini masih sesuai," ungkap Trichet.
Sementara itu, indikator ekonomi kembali tegasnya berlanjutnya pemulihan ekonomi AS. Klaim pengangguran berkurang menjadi 415.000, lebih baik dari prediksi 420.000 dan revisi publikasi sebeumnya 457.000. Euro lanjutkan penurunan setelah data klaim pengangguran dirilis dan komentar ECB's Trichet. Euro kini diperdagangkan 1.3680, dekat level rendah 1.3672
PMI Inggris Kuat, Sterling Melesat
Rabu, 2 February 2011
Sterling berhasil capai level tertinggi dalam 11 minggu terhadap Dollar AS pada perdagangan hari Selasa pasca laporan kegiatan sektor manufaktur Inggris yang kuat mendorong spekulasi bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga pada pertengahan 2011. Data menunjukkan indeks manufaktur PMI melonjak ke 62,0 di bulan Januari dari bulan Desember yang direvisi naik 58,7 dan jauh di atas ekspektasi 57,9.
"Dollar memang melemah, tapi angka PMI yang kuatlah yang melesatkan Sterling," kata Adrian
Schmidt, strategis forex dari Lloyds TSB. "Pasar menilai angka tersebut telah memperbesar peluang kenaikan suku bunga dan hanya ada sedikit faktor yang dapat melemahkan Sterling saat ini." Indeks swaps menunjukkan kemungkinan sebesar 66% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin di bulan Mei, meningkat dari sekitar 54% sebelum rilis data PMI dan sekitar 40% pada akhir pekan lalu.
Sterling berhasil capai level tertinggi dalam 11 minggu terhadap Dollar AS pada perdagangan hari Selasa pasca laporan kegiatan sektor manufaktur Inggris yang kuat mendorong spekulasi bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga pada pertengahan 2011. Data menunjukkan indeks manufaktur PMI melonjak ke 62,0 di bulan Januari dari bulan Desember yang direvisi naik 58,7 dan jauh di atas ekspektasi 57,9.
"Dollar memang melemah, tapi angka PMI yang kuatlah yang melesatkan Sterling," kata Adrian
Schmidt, strategis forex dari Lloyds TSB. "Pasar menilai angka tersebut telah memperbesar peluang kenaikan suku bunga dan hanya ada sedikit faktor yang dapat melemahkan Sterling saat ini." Indeks swaps menunjukkan kemungkinan sebesar 66% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin di bulan Mei, meningkat dari sekitar 54% sebelum rilis data PMI dan sekitar 40% pada akhir pekan lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)