FORECAST FOREX, 20 Februari 2011

EUR/USD

Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika EURUSD dapat kembali menembus dibawah 1.3620 untuk kembali menguji area support kunci pada 1.3525. Untuk pergerakan naik, pergerakan di atas area resisten 1.3740 dapat memicu koreksi bullish lanjutan kembali menuju area 1.3770.

Resistance Level : 1.3740, 1.3770, 1.3800
Support Level : 1.3620, 1.3525, 1.3500
Trading Range : 1.3525 – 1.3700
Trend : Bearish




GBP/USD

Bias tetap bullish dalam jangka pendek namun menurutku kita masih mempunyai resisten yang kuat sekitar 1.6280 – 1.6310 dan dibutuhkan break ke atas area tersebut untuk melanjutkan outlook bullish menuju 1.6500 – 1.6700 minggu ini, kegagalan untuk menembus area tersebut dapat memicu koreksi bearish kembali menuju area support pada 1.6185. Break yang konsisten di bawah area tersebut seharusnya akan mengubah bias harian menjadi bearish menuju 1.6080 namun secara keseluruhan bias teknikal tetap naik.

Resistance Level : 1.6280, 1.6500, 1.6700
Support Level : 1.6185, 1.6120, 1.6080
Trading Range : 1.6185 – 1.6500
Trend : Bullish



USD/JPY

Pada grafik 1 jam terlihat USDJPY membentuk level rendah dan level tinggi yang lebih rendah mengindikasikan bias bearish dalam jangka pendek. Bagaimanapun dibutuhkan break di bawah 82.90 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 82.50. Untuk pergerakan naik, dibutuhkan penembusan keatas 83.55 untuk melanjutkan skenario bullish dan kembali mengaktifkan mode bullish menuju area 84.00 – 84.50 sebelum menuju 86.00,

Resistance Level : 83.55, 84.50, 86.00
Support Level : 82.90, 82.50, 82.10
Trading Range : 82.50 – 83.55
Trend : Bearish


Read More.....

Euro Tergelincir Pasaca Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah

Selasa, 20 Februari 2011

Mata uang tunggal Euro merosot dan terlihat masih akan melanjutkan momentum bearish-nya di hari Selasa terkait meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah menyebabkan menyusutnya risk sentiment (minat terhadap aset beresiko).
Bahkan komentar dari pejabat Bank Sentral Eropa dan serangkaian data kuat dari zona Euro pun gagal mengangkat Euro dari area negatif.
Secara teknikal bila Euro terus tertekan turun, harga kemungkinan akan mendatangi kisaran support $1.3600. Pecah dibawah level ini akan memicu bearish lanjutan ke area $1.3560. Sementara upaya EUR untuk bangkit mungkin terbatas di kisaran $1.3680.

Read More.....

Euro Solid Pasca Lelang Obligasi

Jumat,18 Febriari 2011

Euro bertahan dengan kokoh terhadap Dollar AS pada hari Kamis, seiring solidnya permintaan pada lelang obligasi Spanyol mengimbangi kekhawatiran terhadap perbankan dan masalah hutang zona Eropa. Sementara meningkatnya ketegangan di Timur Tengah kembali mengangkat Franc Swiss sebagai safe haven. Spanyol dan Perancis total berhasil menjual € 11,87 milyar obligasi yang dikatakan analis cukup banyak, terutama dengan obligasi jangka panjang Spanyol mencatat permintaan yang kuat karena dinilai murah.

Lelang obligasi Spanyol telah membantu euro untuk lepas dari level rendah sesi terhadap Dollar AS, meskipun kerapuhan sektor perbankan zona euro kembali mendapat sorotan pasca meningkatnya biaya pinjaman darurat Bank Sentral Eropa. "Lelang obligasi pemerintah Spanyol berhasil, namun ada kecemasan meningkatnya biaya pinjaman pada ECB," kata Gavin Friend dari nabCapital. Ia menambahkan kekhawatiran sektor perbankan seharusnya cukup menghambat Euro menembus resisten di sekitar $1.3625. Sentimen terhadap euro kian buruk pada awal pekan ini akibat ketidakpastian rencana bailout bank Jerman WestLB.

Read More.....

Bank Bermasalah Di Jerman Tekan Euro

Senin, 14 Februari 2011 16:06 WIB

Euro meluncur ke level terendah dalam 3 minggu baru terhadap dollar AS di $1.3477. Salah satu penyebabnya adalah Bank WestLB dari Jerman yang mendapatkan ancaman penutupan jika bank ini tidak menyetujui rencana restrukturisasi sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh Komisi Eropa.
Euro melemah 0,4% terhadap Dollar AS dalam beberapa menit dan juga terkoreksi dalam terhadap franc Swiss. EUR/USD saat ini di 1.3472.

Poundsterling mengikuti pergerakan turun EUR/USD, saat ini diperdagangkan di 1.6024, dari sebelumnya di 1.6038

Read More.....

FORECAST FOREX, 14 Februari 2011

EUR/USD

Seperti terlihat pada grafik 4 jam, setelah membuat false breakout keatas 1.3800, kita mempunyai level tinggi yang lebih bawah mengindikasikan terbatasnya tekanan bullish dan potensi tekanan bearish lanjutan untuk kembali menguji area support kunci 1.3395 dalam jangka pendek. Bagaimanapun CCI hampir berubah diatas zona bearish menandakan kit masih berada dalam fase konsolidasi, dengan area range antara 1.3500 – 1.3670 sebeleum tekanan bearish kembali mendominasi EURUSD. Break diatas resisten kunci pada area 1.3670 dan trendline bagian atas adalah sinyal buy menuju area 1.3800.

Resistance Level : 1.3670, 1.3740, 1.3800
Support Level : 1.3500, 1.3395, 1.3250
Trading Range : 1.3500 – 1.3670
Trend : Neutral



GBP/USD

Bias bearish dalam jangka pendek setelah harga kembali menembus kebawah channel bearish warna hitam. Untuk dapat menjaga agar outlook bearish tetap berlaku, harga harus dapat terus bergerak dibawah area support kunci 1.6000 menuju 1.5825 sebelum menuju area 1.5780. Resisten terdekat ada pada 1.6085/66, break diatas area tersebut dapat memicu skenario koreksi bullish untuk kembali menguji area 1.6170.

Resistance Level : 1.6066, 1.6170, 1.6300
Support Level : 1.6000, 1.5825, 1.5780
Trading Range : 1.6825 – 1.6085
Trend : Bearish



AUD/USD

Pada grafik harian terlihat harga masih berusaha untuk menembus kebawah neckline dari formasi triple top. Break dibawah area tersebut dapat menjadi sinyal awal reversal bearish setidaknya menuju area 0.9800. Resisten terdekat ada pada 1.0020, break keatas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menuju area resisten 1.0065 – 1.0130.

Resistance Level : 1.0020, 1.0065, 1.0130
Support Level : 0.9955, 0.9800, 0.9730
Trading Range : 0.9955 – 1.0020
Trend : Neutral

Read More.....

Euro Resah Menanti Kebijakan

Jumat, 11 Februari 2011

Euro tergelincir terhadap Dollar AS pada hari Kamis di tengah keraguan atas kurangnya langkahlangkah kebijakan yang konkrit dalam mengatasi krisis hutang zona Euro memukul sentimen dan mendorong kenaikan yield obligasi negara-negara bermasalah. Mata uang tunggal ini tertekan setelah yield obligasi 10-tahun yang diterbitkan oleh Portugal, negara yang dinilai memiliki resiko terbesar untuk meminta bailout, menembus rekor tertinggi dan memperlebar selisih terhadap obligasi safe haven Jerman.

Para pedagang juga mengatakan akun pemerintah Asia telah menjual Euro secara terus menerus pada awal sesi perdagangan Eropa, seiring pelaku pasar berspekulasi bahwa permintaan Asia untuk mata uang tunggal ini telah berkurang. Momentum kenaikan Euro sirna seiring investor harus menunggu hingga Maret untuk mendapatkan rincian langkah-langkah tambahan dalam mengatasi krisis hutang zona Euro, yang kembali memangkas perkiraan kenaikan tingkat suku bunga zona Eropa.

Read More.....

Mengenal Ichimoku Kinko Hyo (Part2)

Mengenal Ichimoku Kinko Hyo (Part2)

Strategi Trading

Salam profit bagi trader semua. Pada kesempatan Yang lalu saya telah mengenalkan indicator Ichimoku Kinko Hyo. Dan pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan bagaimana kita menggunakan Ichimoku Kinko Hyo ini sebagai Strategi Trading Kita.

Langsung Masuk Materi Simak Dengan teliti.

Kumo/Cloud

Kumo yang berarti awan dalam bahasa Indonesia, merupakan konsep yang terpenting dan terunik yang perlu dipahami terlebih dahulu. Kumo terbentuk akibat adanya perbedaan antara dua garis Span A (1st span) dan Span B (2nd span). Para trader yang menggunakan Ichimoku sering menggunakan istilah Up Kumo dan Down Kumo untuk menggambarkan posisi awan yang terbentuk pada grafik. Up Kumo terjadi ketika garis Senkou Span A berada di atas garis Senkou Span B. Dan sebaliknya Down Kumo terbentuk ketika garis Senkou SpanA berada di bawah garis Senkou SpanB.

Penggunaan Kumo

Kumo ini digunakan dalan 3 hal, yaitu untuk mengidentifikasi Trend, identifikasih area support dan resistance, dan sebagai indicator volatilitas harga. Kita bahas satu persatu fungsi Kumo.

  1. Trend
Seorang trader dapat dengan mudah mengenali trend dengan cara yang sangat sederhana, yakni dengan membandingkan posisi kumo terhadap harga.
  • Jika Kumo berada dibawah harga, maka trend secara keseluruhan diasumsikan bullish.
  • Jika Kumo bergerak di atas harga maka asumsi keseluruhan tremd adalah bearish.
  • Dan jika harga bergerak diantara area Kumo maka asumsi trend adalah sideways atau bias.

Trend Bearish


Trend Bullish

2. Support dan Resistance

Pedoman yang digunakan untuk dasar penentuan support dan resistance cukup sederhana, hanya dengan menjadikan garis kumo sebagai patokan penentuan support dan resistance.

  • Ketika Uptrend, garis bagian atas kumo akan berperan sebagai support pertama. Sedangkan garis atau batas bawah Kumo berperan sebagai Support Lanjutan
  • Dan sebaliknya, ketika Trend Turun (ketika kumo berada di atas harga) maka bagian terendah dari Kumo akan berfungsi sebagai resistance pertama dan bagian tertingginya sebagai Resistance lanjutan



3. Volatilitas

Jika kita perhatikan Kumo memiliki ketebalan yang berbeda, sesuai dengan pergerakan harga. (ketebalan ini merupakan jarak antara dua garis pembentuk kumo Senkou Span A&B). Semakin tebal kumo, maka semakin tinggi pula volatilitas pergerakan harga. Dan demikina pula sebaliknya.

Hal ini terjadi karena perbedaan periode antara garis Senkou Span A dan B. Tingginya volatilitas harga akan memaksa garis span A menjauh dari span B, dan membentuk ketebalan kumo itu sendiri. Dan sebaliknya jika volatilitas kecil maka span A akan mendekan ke span B dan ketebalan Kumo akan menipis.



Melalui Identifikasi seperti ini, Pengguna Ichimoku Kinko Hyo akan lebih mudah menyimpulkan kapan akan terjadi Reversal atau perubahan Trend.
• Down Trend dimulai setelah harga berhasil menembus area Up Kumo.
• Up Trend dimulai ketika harga berhasil menembus area Down Kumo.




Trimakasih.
Jangan lupa Komentar nya ya.....
dan saran

Read More.....

Belajar Membaca Signal Ichimoku

Salam Profit,

Saat ini saya akan berbagi pengalaman mengenai indikator forex ichimoku. Saya yakin banyak trader sudah pernah mendengar mengenai indikator ini tetapi belum banyak yang menggunakannya sebagai acuan trading forex..

Indikator forex Ichimoku memiliki beberapa parameter, yaitu Tenkan, Kijun, Senkou. (Silahkan set Default-nya saja). Tetapi di grafik tergambar beberapa bagian yaitu Chinkou span, Kijun sen, Tenkan sen, Senkou span A dan B.
Bagaimana cara membaca indikator ichimoku di grafik ? TimeFrame berapa saja yang cocok menggunakan indikator ini ?
Mari kita bahas satu per satu bagian dari indikator forex ini.
Pertama, Chinkou span. Garis ini merupakan harga saat ini (running price) yang digambarkan dalam Line chart (close price) mundur ke belakang sebanyak seting parameter (default 26). Dengan kata lain, nilai chinkou span sama dengan harga running dan digambarkan 26 candle ke belakang.
Cara membacanya adalah jika chinkou span melewati/crossing candle chart dari bawah ke atas sebagai tanda Bullish dan sebaliknya jika chinkou span melewati/crossing candle chart dari atas ke bawah sebagai tanda Bearish (lihat gambar di bawah ini).

Kedua, Tenkan dan Kijun sen. Garis ini merupakan modifikasi dari Exponential Moving Average (EMA) dengan parameter default 9 dan 26. Tidak perlu dipikirkan terlalu jauh bagaimana modifikasinya (terlalu makan waktu). Yang penting cara membacanya yaitu jika Tenkan line melewati/crossing Kijun line dari bawah ke atas menandakan bullish dan sebaliknya jika Tenkan line melewati/crossing Kijun line dari atas ke bawah menandakan bearish. Atau kita juga bisa membacanya sebagai berikut : jika Tenkan line berada di bawah Kijun line maka tren sedang bearish dan sebaliknya.
Ketiga, Senkou span. Senkou span ini ada dua garis, yaitu Senkou span A dan B. Wilayah diantara Senkou tersebut biasa disebut sebagai Ichimoku Cloud. Cara membacanya adalah jika harga berada di atas cloud, trend sedang bullish dan sebaliknya.Dan jika harga berada di dalam cloud artinya trend tidak jelas/sideways.

Beberapa signal indikator forex ichimoku :

Strong Bullish harus memenuhi kriteria : Harga saat ini (running price) berada di atas cloud, Chinkou span di atas cloud, dan Tenkan line melewati Kijun line dari bawah ke atas terjadi di atas cloud.

Medium Bullish harus memenuhi kriteria : Harga saat ini (running price) berada di atas cloud, Chinkou span di atas cloud, dan Tenkan line melewati Kijun line dari bawah ke atas terjadi di dalam cloud.

Weak Bullish harus memenuhi kriteria : Tenkan line melewati Kijun line dari bawah ke atas terjadi di bawah cloud, Harga saat ini (running price) di bawah cloud, tetapi Chinkou span ada di atas.
Signal bearish berlaku kebalikan.

Jelas , ada beberapa kombinasi yang bisa diterapkan dalam membaca indikator forex ichimoku untuk menentukan tren. Untuk sementara baru itu saja yang bisa saya share. Sebenarnya masih ada beberapa tips untuk membaca indikator ichimoku ini yang biasa saya gunakan, tapi I'll save the best for last. ciayo....

Read More.....

Mini Forex $250

PT MySmartfx merupakan perwakilan marketing dari MySmartfx Pvt. Ltd.

PT MySmartfx dipercaya untuk membantu memberikan pelayanan terbaik khususnya yang berdomisili di Indonesia, antara lain dengan menyediakan kemudahan untuk proses registrasi, pelayanan teknis, proses deposit dan withdrawal melalui bank-bank nasional.

MySmartfx Pvt. Ltd. bergerak dalam perdagangan Forex, Indeks Saham, Komoditi dan CFD.

Selaku IB PT MySmartFx saya sangat yakin bahwa profesionalisme, edukasi dan pelayanan adalah hal yang sangat penting dalam usaha kami. Oleh karena itu, kami berupaya semaksimal mungkin untuk kepuasan nasabah.

Keterangan lebih lanjut dalam proses pembukaan acc di MySmart, silahkan Hubungin saya Selaku IB MySmartFx Via Ym: ardian_widhyantara atau di no. hp saya 085228802834 (Jam Kerja)


Read More.....

FORECAST FOREX, 09 Februari 2011

EUR/USD

Seperti terlihat pada grafik 4 jam, ada aksi beli sekitar area support 1.3500 yang menahan EURUSD tetap ranging antara area 1.3500 – 1.3800. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada pada 1.3670, break diatas area tersebut dapat memicu tekanan naik lanjutan menuju 1.3670 sebelum menuju 1.3800. Hanya break konsisten dibawah 1.3500 yang dapat mengakhiri outlook bullish dalam jangka pendek.

Resistance Level : 1.3670, 1.3800, 1.3860
Support Level : 1.3500, 1.3250, 1.3080
Trading Range : 1.3500 – 1.3800
Trend : Neutral



GBP/USD

Bias netral dalam jangka pendek dan masih berada dalam koneteks outlook bullish utama. Pada grafik 4 jam terlihat harga bergerak di dalam area range antara 1.6170 – 1.6090 dan memebutuhkan break pada salah satu sisi untuk melihat arah harian yang lebih jelas. Break diatas 1.6170 dapat memicu tekanan naik lanjutna menuju 1.6300 sementara break dibawah 1.6090 dapat memicu tekanan bearish lanjutan untuk kembali menguji area support kunci pada 1.6000 dapat menjadi ancaman serius bagi outlook bullish utama.

Resistance Level : 1.6170, 1.6300, 1.6400
Support Level : 1.6090, 1.6000, 1.5950
Trading Range : 1.6000 – 1.6300
Trend : Neutral



AUD/USD

Bias netral dalam jangka pendek namun masih berada dalam konteks fase bullish yang kuat untuk kembali menguji 1.0256. Pada grafik 4 jam terlihat garis bagian bawah channel bullish warna kuning masih dapat menahan tekanan turun. Resisten terdekat ada pada 1.0220, break diatas area tersebut akan mengubah bias harian menjadi bullish menuju area 1.0260. Untuk pergerakan turun, break dibawah channel bullish dan 1.0100 dapat memicu koreksi bearish menuju area

support pada 1.0050 – 1.0020.
Resistance Level : 1.0220, 1.0260, 1.0380
Support Level : 1.0100, 1.0020, 0.9960
Trading Range : 1.0100
Trend : Neutral

Read More.....

Kenaikan Pajak PerbankanTekan Sterling

Sterling tergelincir terhadap Dollar AS dan Euro pada hari Selasa setelah pemerintah Inggris meningkatkan pajak retribusi atas bank, yang mengikis sentimen dan memicu stop-loss, meskipun penurunan terbatas menjelang keputusan suku bunga BoE pada hari Kamis. Inggris menambahkan ekstra 800 juta Pound ($1,3 milyar) pada pajak atas bank di tahun ini, yang kain membebani sektor ini di tengah proses negosiasi kesepakatan untuk membatasi bonus dan membebaskan pinjaman usaha.

Pemerintah mengatakan pada hari Selasa akan membebankan retribusi yang direncanakan dalam jumlah penuh pada neraca bank tahun ini, bukan secara bertahap. "Pengumuman kenaikan retribusi perbankan telah menempatkan pasar saham di bawah tekanan, dan itu yang melucuti Sterling hari ini," kata Ian Stannard, strategis mata uang senior pada BNP Paribas. "Sterling akan berjuang keras untuk pulih mengingat besarnya antisipasi pasar terhadap ekspektasi kenaikan suku bunga. Sterling bereaksi negatif lebih dikarenakan banyaknya berita buruk.”

Read More.....

Rally Euro Masih Tertahan

Rabu, 9 Februari 2011

Euro berhasil pulih hari Selasa, terdongkrak oleh permintaan dari bank sentral di Asia dan juga pembelian Euro terhadap Aussie pasca kenaikan suku bunga Cina memicu kecemasan terhadap pertumbuhan dan permintaan komoditas. Namun analis mengatakan rally Euro masih akan tersendat mengingat komentar Presiden ECB Jean-Claude Trichet minggu lalu telah memadamkan ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Para pedagang berpendapat selama Euro bergerak dibawah $1.3680, bias euro masih lemah.

"Banyak gossip yang beredar mengenai aksi beli dollar dalam jumlah besar oleh bank sentral di Asia sebagai upaya intervensi melemahkan mata uang mereka, yang terlihat bersamaan dengan aliran dana cadangan ke Euro," kata Richard Franulovich, strategis mata uang senior pada Westpac, New York. "Meskipun jika diperhatikan, Euro telah terluka sejak komentar Trichet yang kurang hawkish minggu lalu." Aksi beli Euro terhadap Dollar Australia pasca kenaikan suku bunga Cina juga turut memberi kontribusi positif bagi mata uang tunggal zona Euro itu.

Read More.....

Euro Tertekan Setelah Komentar Trichet & Klaim Pengangguran AS

Kamis, 3 Februari 2011

Euro lanjutkan pelemahan setelah ECB's Trichet berikan nada yang tidak begitu hawkish setelah bank sentral menahan suku bunga di level rendah 1%. "Tekanan inflasi hanya bersifat sementara dan lebih disebabkan oleh kenaikan harga komoditas terutama energi. Kenaikan indeks harga konsumen sesuai perkiraan dan inflasi akan terus meningkat dalam beberapa bulan mendatang; namun tekanan inflasi akan mereda di pertengahan tahun. Pertumbuhan ekonomi masih rendah dan kenaikan harga komoditas beresiko bagi GDP. Permintaan domestik akan menopang ekonomi dan ekspor diuntungkan oleh berlanjutnya pemulihan global. Tingkat suku bunga saat ini masih sesuai," ungkap Trichet.

Sementara itu, indikator ekonomi kembali tegasnya berlanjutnya pemulihan ekonomi AS. Klaim pengangguran berkurang menjadi 415.000, lebih baik dari prediksi 420.000 dan revisi publikasi sebeumnya 457.000. Euro lanjutkan penurunan setelah data klaim pengangguran dirilis dan komentar ECB's Trichet. Euro kini diperdagangkan 1.3680, dekat level rendah 1.3672

Read More.....

FORECAST FOREX, 2 February 2011

EUR/USD

Bias masih bullish menuju 1.3800 dalam jangka pendek sebelum menguji area 1.4000. Support terdekat ada pada 1.3670 diikuti dengan 1.3625 namun selama harga masih berada diatas 1.3500 outlook utama tetap bullish. Perlu diperhatikan kekacauan politik di Mesir seperti bom waktu dan dapat memicu sentimen hindar resiko dan melemahkan euro.

Resistance Level : 1.3800, 1.4000, 1.4160
Support Level : 1.3670, 1.3625, 1.3500
Trading Range : 1.3670 – 1.4000
Trend : Bullish



GBP/USD

Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat bergerak konsisten diatas 1.6100 menuju 1.6180 sebelum menguji 1.6300 minggu ini. Support terdekat ada pada 1.6000, break dibawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menuju area support pada 1.5950 namun secara keseluruhan bais teknikal masih naik.

Resistance Level : 1.6100, 1.6180, 1.6300
Support Level : 1.6000, 1.5950, 1.5780
Trading Range : 1.5950 – 1.6180
Trend : Bullish



AUD/USD

AUDUSD memiliki momentum bullish kemarin dan sedang menguji level resisten kunci pada 1.0180 seperti terlihat pada grafik 4jam. Bias bullish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat menembu keatas 1.0080 menuju 1.0150/80. Support terdekat ada pada area 1.0020 – 0.9960, break dibawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menuju 0.9865 dan menahan harga untuk tetap berada dalam market ranging antara 1.0080 – 0.9800. Trader yang agresif masih dapat mengambil posisi short sekitar 1.0080 menggunakan resiko risk – reward yang baik dengan stop loss ketat diatas 1.0080.

Resistance Level : 1.0080, 1.0180, 1.0300
Support Level : 1.0020, 0.9960, 0.9865
Trading Range : 1.0020 – 1.0180
Trend : Bullish

Read More.....

PMI Inggris Kuat, Sterling Melesat

Rabu, 2 February 2011

Sterling berhasil capai level tertinggi dalam 11 minggu terhadap Dollar AS pada perdagangan hari Selasa pasca laporan kegiatan sektor manufaktur Inggris yang kuat mendorong spekulasi bahwa Bank of England akan menaikkan suku bunga pada pertengahan 2011. Data menunjukkan indeks manufaktur PMI melonjak ke 62,0 di bulan Januari dari bulan Desember yang direvisi naik 58,7 dan jauh di atas ekspektasi 57,9.

"Dollar memang melemah, tapi angka PMI yang kuatlah yang melesatkan Sterling," kata Adrian
Schmidt, strategis forex dari Lloyds TSB. "Pasar menilai angka tersebut telah memperbesar peluang kenaikan suku bunga dan hanya ada sedikit faktor yang dapat melemahkan Sterling saat ini." Indeks swaps menunjukkan kemungkinan sebesar 66% untuk kenaikan suku bunga 25 basis poin di bulan Mei, meningkat dari sekitar 54% sebelum rilis data PMI dan sekitar 40% pada akhir pekan lalu.

Read More.....